Halaman

“Kami adalah The Voice of Truth — berdiri atas kebenaran Kristus

Bermakna bahwa setiap suara, ajaran, dan langkah kami berpijak hanya pada kebenaran yang berasal dari Kristus, bukan dari pendapat manusia.

Kebenaran yang Ditanam di Awal Penciptaan

Sejak di taman Eden, Tuhan tidak hanya menciptakan manusia untuk hidup, tetapi juga untuk mengenal; sebab di antara pohon kehidupan dan pohon pengetahuan, Ia meletakkan pilihan moral yang melahirkan kesadaran akan kebenaran

Kebenaran tidak pernah gugur bersama manusia, sebab Tuhan tetap berdiri sebagai sumbernya

Kejatuhan manusia tidak menghapus terang kebenaran, karena kebenaran tidak bergantung pada makhluk, tetapi pada Sang Pencipta yang tidak berubah

Ketika nubuat menjadi wujud, maka iman berjumpa dengan bukti; dan dalam pribadi Kristus, bukti itu berbicara melalui kasih dan kebenaran

Menggambarkan bahwa penggenapan nubuatan adalah jembatan antara iman dan realitas yang hidup dalam Kristus.

Konsistensi Tuhan menjemput umat-Nya adalah cermin dari natur Ilahi yang tak berubah; seperti kebenaran, Ia tidak goyah oleh zaman

Filsafat ini menegaskan bahwa ketetapan Tuhan dan kebenaran adalah satu sifat yang sama, kekal dan tidak berubah

Sabtu, 20 Juni 2026

Kedaulatan Tanah, Kelaparan global dan Tipu Muslihat Antikris (Counter ke Marcion)

 TUHAN PERJANJIAN LAMA MENYURUH ISRAEL MEREBUT TANAH.

      Seperti janji saya, topik menggugat Marcion yang mengatakan Tuhan dalam perjanjian Lama adalah Iblis karena kejam dan a b c d, saya akan bahas bagian perbagian , today disela -sela kesibukan , saya penuhi janji pada pembaca. Karena salah satu yang membuat saya semangat dan merasa harus lebih bertanggungjawab memberi tulisan yang terbaik adalah support dan apresiasi dari pembaca , Puji Tuhan ,saya dapat info dari pengurus website ini, ada beberapa dari STT yang ingin mengcopy tulisan saya.  Sungguh dengan senang hati, saya harap karya ini bisa memberkati pembaca. Saya berupaya menyajikan pesan dengan  jelas dan detail  agar bisa diterima dan dinikmati oleh semua kalangan ( seperti nikmatnya nonton drama melolo...ehhhh ) 😁 Saya juga berterimakasih pada Yesus untuk sahabat-sahabat tiktok saya yang terus mendukung pelayanan ini.

Well...ada satu narasi dari kelompok Marcion yang bilang " Tuhan Perjanjian Lama itu kejam dan aneh, karena menyuruh Israel merebut tanah dari bangsa lain.  Kalau mau mendiami satu tanah, harusnya tanah kosong dong... tapi ini masa yang sudah berpenghuni ?"

Taukah anda?....

Ini bukan hanya sekedar merebut atau mempertahankan, bukan sekedar ekspansi geografis tapi ini untuk menjaga kemungkinan terburuk dunia di ratusan atau ribuan tahun mendatang . Berapa banyak yang bisa berpikir sejauh ini??

TUHAN ITU KADOSH (KUDUS atau TERPISAH ) . Dia adalah  Spirit yang berbeda atau terpisah dengan spirit-spirit dunia. Setiap tanah yang tidak ada penyembahan pada YHVH ( Yahuah /Yahweh terserah apa fonetiknya ) disana akan ada penyembahan berhala, Setiap jengkal tanah yang tidak diisi pada Tuhan yang benar, disana akan diisi oleh ritual pada dewa dewa palsu dan itu adalah AKAR atau PINTU bagaimana ANTIKRIS bekerja. Sistem yang menggeser otoritas Tuhan dan mengganti dengan otoritas kegelapan, pola spiritual yang berlangsung SAMPAI SEKARANG. 

Contoh bangsa KANAAN. Keluaran 34:13 " Sebaliknya mezbah-mezbah mereka haruslah kau rubuhkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, dan tiang tiang berhala mereka kamu tebang"

Kanaan menyembah BAAL dan ASYERA ,dewa kesuburan. Tau bagaimana ritual bangsa ini untuk mendapat kesuburan ? dengan lakukan prostitusi kuil dan membakar anak hidup-hidup diatas altar.

Ibarat, kalau di komplek rumah anda ada seseorang yang yang lakukan ritual membakar anak hidup-hidup, kira kira digrebek polisi atau diamuk massa apa tidak ?? .....ya, bayangkan ini sudah jadi ritual kebiasaan satu BANGSA.

Jadi, kita ga usah menampilkan kebijaksanaan palsu, standard ganda yang sebenarnya karena sentimen dan kemandekan berpikir.  Ya, ketika Sentimen sudah mengambil alih kendali otak, objektifitas adalah korban pertama yang jatuh, Isinya bukan lagi berdasarkan substansi tapi berdasarkan kelompok, affiliasi atau kepentingan.

contohnya apa ?

kalau orang yang salah : "ini bukti kerusakan moral, gada ampun"
kalau diri sendiri salah : " ya...kan manusia tempatnya salah " πŸ˜†
Kalau TUHAN Perjanjian Lama menghabisi bangsa yang jahat : " YHVH itu iblis" 
waktu Yesus nanti melemparkan orang ke nerakoy alias neraka : " ya, itukan...kangkung bayam genjer bla bla " . ngeles . Ya, itulah.
kebijaksanaan palsu hanyalah kosmetik mempercantik bias yang buruk.

Next...

Pernah dengar Pepatah : " Siapa yang menguasai wilayah, akan menguasai dunia " ?Menguasai wilayah adalah kunci utama menegakkan kendali global. Saya sederhanakan...

Planning Antikris atau Elit Global adalah menguasai dunia, Pemerintahan di bawah satu sistem tunggal, mengendalikan sistem ekonomi. Sebenarnya, saat ini dunia sedang dibawa dalam sistem mereka, yang akan membuat manusia bergantung pada sistem.

contoh kecil saja,  kita sekarang dibawa pada peralihan uang tunai ke uang digital dan ini hanya langkah awal. Bayangkan anda tak bisa lagi duduk di starbuck, tak bisa lagi nonton bioskop, terbang dengan pesawat, tak bisa lagi kerja di kantor, tak bisa bayar sewa rumah, tak bisa menjual hasil bumi, kalau anda berada diluar "sistem"

(ingat covid tempo hari ? semua anak sekolah harus ada surat vaksin,kalau tak ada ya tak bisa masuk. Di kantor suami saya. semua harus sudah divaksin, kalau tidak ikut aturan maka harus out. Berpergian dengan pesawat , dibandara harus menunjukkan surat vaksin.  Kami ingat sekali dulu, saat kami sekeluarga di bioskop , satpam meminta menunjukkan surat vaksin. sementara kami tidak ada. Terpaksa bujuk bujuk sikitlah ke satpam....

Ya...kita digiring untuk ikut dalam Sistem. 

Nanti, barangsiapa yang tidak masuk dalam sistem, maka ia akan terisolasi secara ekonomi. Kelaparan sebagai senjata Penaklukkan.

      Terkadang untuk melemahkan satu bangsa bukan dengan peluru tapi dengan kelaparan. Kehancuran besar bangsa Indian ( penduduk asli Amerika ) terjadi lewat perampasan tanah . Salah satu Yang paling kejam adalah Removal Act tahun 1830 yang memaksa puluhan ribu warga pribumi untuk angkat kaki dan berjalan ribuan kilometer menuju wilayah Oklohama.

peristiwa ini dikenal dengan "Treal of Tears " ( Jalan Setapak Air Mata ) , dimana ribuan  orang meninggal bukan karena peluru, tapi karena KELAPARAN, PENYAKIT dan KELELAHAN DIJALAN. untuk merebut Tanah di wilayah Padang rumput besar ,pemerintah dan pemburu kulit putih sengaja membunuh jutaan bison , sementara bison ini adalah sumber makanan dan pakaian. Tau bison kan, yang mirip kerbau . Ketika bison punah, Bangsa Indian KELAPARAN dan tak punya pilihan lain selain menyerahkan tanah dan pindah. 

Now...sudah mulai jelas manfaat TANAH untuk kelangsungan hidup?

95 % pangan manusia dihasilkan dari TANAH. TANAH juga sebagai penyimpan air. 

MENJAGA TANAH,MENGAMANKAN MASA DEPAN. Ketika manusia mengalami kondisi yang darurat, kedaulatan runtuh, iman diuji, maka manusia terpaksa tunduk pada sistem. Setidaknya sudah dapat gambaran mengapa tanah itu sangat penting dan mengapa Tuhan menyuruh Israel untuk merebut dan  mempertahankan tanah Kanaan, kan ?

Noted : Sebelum bernama "Tanah Kanaan ", tanah itu tidak bernama. Dinamakan tanah Kanaan, karena Kanaan diduduki oleh cucu Nuh yang bernama "Kanaan"(kejadian 10:6). Sebelum Kanaan menjejakkan kaki disana ( 3000-2000 SM atau di zaman perunggu ),  tempat itu dihuni oleh manusia purba seperti Homo Erectus, Neanderthal dan Homo Sapiens purba. Bukan manusia seperti kita. Jadi, wajar YHVH menyuruh Israel merebut tanah yang adalah hak mereka, karena Cucu Nuh (Kanaan) punya hubungan silsilah dengan Israel. 

Apa yang dilakukan YHVH ribuan tahun lalu adalah bentuk Cinta dan kepedulian pada umat-umatNya agar dimasa depan tidak mengalami krisis dan tidak masuk dalam sistem tipu muslihat Antikris. Tanah adalah salah satu benteng pertahanan ketika manusia tidak ingin ditundukkan oleh Elit Global. YHVH ingin bangsa Israel menjaga kemurnian Iman dengan menaklukkan wilayah dan membawa Tuhan Israel, mengenalkan Yesus adalah YHVH ( sang AKU ) di semua wilayah. 

Mungkin , Kalau audience membaca artikel lain,alasan untuk merebut Kanaan adalah untuk mengamankan sebuah tempat untuk garis keturunan yang melahirkan  Messias dan   Ini adalah perspektif tambahan dari sudut pandang saya berdasarkan Pendekatan  :

HISTORIS - FENOMONOLOGIS ( menghubungkan masa lalu dengan masa kini, melihat sejarah , melihat perkembangan zaman dan mencari benang merah ) 

Iblis ingin anda bergantung padanya, dengan segala macam cara. Iblis ingin jiwa anda teralihkan, dengan bergantung dari teknologi, bergantung dari ucapan manusia, bergantung ekonomi pada pemimpin, kita sudah terbiasa dengan yang instan, saat kebutuhan semua tercukupi dengan tekhnologi, di zaman AI yang serba multi, bahkan mungkin dimasa depan, kulkas anda bisa jadi teman ngobrol 😁

Manusia adalah mahluk dependen (kebergantungan ) , hanya saja sering bergantung pada yang salah. Dengan semua kenikmatan yang terlanjur membuat kita kebergantungan, bayangkan seandainya semua dicabut, anda tidak bisa lagi menikmati fasilitas- fasilitas jika tidak mengikuti Sistem seperti  zaman now pesan makanan tinggal pesan gofood, right ? dan masih banyak kemudahan kemudahan yang sudah terbiasa manusia nikmati.

Disanalah Dibuktikan AUTENSITAS (kemurnian ) Iman
Apakah akan 'menjual diri'  demi sebuah sistem dari Antikris atau memilih tak bergeming, seperti saat Yesus tak bergeming dengan tawaran di Padang gurun : Makanan, Perlindungan (dunia ) dan Kekuasaan /Status . Memilih kompromi yaitu menerima semua aturan main atau Penolakan total (keluar dari sistem ) hidup mandiri di pedesaan, perkampungan, pedalaman , Terisolasi...Hidup dari Alam, Tanah ?

Sekarang , di beberapa negara sudah banyak yang membentuk komunitas survival mode untuk bertahan hidup, melarikan diri dari krisis dengan mengelola lahan bersama.  Misalnya konohana family di Jepang : berlokasi di prefektur Shizuoka, komunitas yang berisi puluhan orang yang hidup dari bertani organik, dan masih banyak lagi.

Intinya : Tanah  dan Kerjasama. Itu yang  TUHAN PERJANJIAN LAMA perintahkan pada bangsa Israel jadi contoh untuk umat manusia kedepannya untuk mempersiapkan diri. Jadi sangat prematur tuduhan Kalau YHVH itu kejam karena memerintahkan merebut tanah atau wilayah.

INGAT ! Alkitab mengatakan Rancangan Tuhan adalah damai sejahtera (untuk umat pilihanNya),

Tuhan ingin mencegah penularan rohani dari berhala-berhala , jika bangsa itu tidak disingkirkan, itu akan menjadi jerat dan perangkap bagi Israel juga bagi umat manusia. Ya,kalau mau terjerat...sendiri saja, jangan ajak-ajak...😌

Yesus Bapa memberkati













Selasa, 09 Juni 2026

GUGATAN TERHADAP MARCION - YESUS BUKAN YHVH KARENA MELANGGAR TAURAT ?

 TAURAT, SABAT DAN OTORITAS SANG RABBI AGUNG 

      Sering kali, pandangan gnostik kuno seperti Marcionisme-dan bahkan para kritikus modern-menggunakan narasi Yesus yang "menyembuhkan pada hari Sabat" untuk membangun premis bahwa Yesus sedang menentang Hukum YHVH di Perjanjian Lama. Mereka mencoba membenturkan karakter YHVH yang mereka anggap "kejam" dengan Yesus yang penuh kasih.  Btw, Saya harus membagi tulisan ini dengan beberapa bagian di tulisan yang baru,  supaya lebih spesifik, tentang tuduhan kekejaman YHVH yang hanya berdasarkan perasaan perasaan bukan Logika , tanpa melihat tujuan global dan kenapa Tuhan harus menyuruh Israel mempertahankan atau merebut tanah / wilayah (yang sering kelompok ini soundingkan " naah...lihat masa YHVH menyuruh merampas tanah, harusnya tanah yang ditempati adalah tanah kosong bukan yang sudah ada penghuninya..."

Ini ada hubungan dengan Iblis yang mencuri otoritas Adam semula untuk menguasai (Ibrani : Radah ) bumi.

Jadi saya akan bagi bab per bab, yang mungkin penjelasan ini jarang anda temui dalam bahasan bahasan publik ataupun artikel artikel, jadi ini sangat penting karena ada hubungan dengan keadaan zaman ini termasuk planning antikris. Tentu Tuhan tau apa yang terjadi ribuan tahun kedepan sejak kejatuhan, bukan ? Kerusakan kerusakan dimasa depan, ini yang sejak awal Tuhan ingin minimalisirkan.

Kembali ke Taurat dan Sabat .

But, tuduhan Marcion bahwa Yesus melanggar hukum Taurat runtuh, sewaktu saya  mengujinya dengan logika hukum Yahudi (Halakha) abad pertama. Jika Yesus benar-benar melanggar Taurat asli, ada satu pertanyaan krusial yang tidak bisa mereka jawab:

"Kalau Yesus melanggar Sabat (dalam artian Taurat Musa), mengapa Dia tidak pernah dijatuhi hukuman mati secara resmi berdasarkan hukum Taurat oleh Sanhedrin saat itu?"

Jawabannya jelas: Karena secara hukum Taurat tertulis, Yesus tidak bersalah. Yang Yesus lakukan bukanlah pelanggaran hukum, melainkan sebuah debat yurisprudensi (tafsir hukum) antara seorang Rabbi Agung dengan para pemuka agama di zamannya.


TAURAT LISAN VS PAGAR TRADISI LISAN 

       Di tulisan saya sebelumnya, saya sudah jelaskan kronologi :

1. Mulanya Tuhan Israel menurunkan Torah dalam loh batu , dekalog ( 10 perintah Adonai)

2. Tentu saja sebagai pembuat Hukum tertinggi, Dialah yang berhak untuk menafsirkan ,menjabarkan, atau MEMANDU sesuai dengan keabsolutannya.

3.Dalam perjanjian lama,Tuhan langsung berbicara pada nabi nabi dan umat itu, terkait apa yang harus dilakukan bangsa itu ,artinya  Tuhan ingin umat itu benar benar tergantung dan mengikut YHVH. 

4. Masalahnya, sejak pemberontakan Eden, ada keterpisahan manusia dengan Tuhan dan ada yang rusak. Apakah itu ? Kemandirian moral dan Pengetahuan. Bukan lagi berdasarkan totalitas pengetahuan ( Daath ) Tuhan, bukan lagi kemandirian yang berdasarkan Kebenaran mutlak Tuhan, tetapi kebijakan, pengetahuan dan kalkulasi ritual mereka sendiri.

5. Begitu juga dengan apa yang dilakukan oleh pemimpin yahudi, Rabbi Rabbi yang menafsirkan, menjabarkan Torah yang semakin lama semakin jauh dari sumbernya, pagar ini mengalami distorsi alih alih tadinya ingin berdedikasi.

Untuk itulah Yesus bilang : "Percuma mereka beribadah padaKu ,tapi perintah yang mereka lakukan adalah perintah-perintah manusia "

Mereka melarang murid-murid Yesus memetik gandum karena dikategorikan sebagai Melekhah (pekerjaan menuai / mengirik ) dalam 39 aturan Sabat buatan Rabbi, padahal πŸ‘‰Taurat tertulis tidak pernah merinci sekaku itu untuk kasus kelaparan darurat.

Supaya kita paham kenapa  Yesus dianggap "melanggar" oleh orang Farisi, kita harus membedakan struktur hukum Yahudi yang berkembang sejak masa pembuangan hingga abad pertama:

TORAH SHEBICHTAV (Taurat Asli)     

10 Perintah Adonai & Hukum Musa (Loh Batu)

Contoh: "Kuduskanlah hari Sabat"

Tak ada Penjelasan spesifik bagaimana menguduskan Sabat, maka Rabbi Rabbi menafsirkan bagaimana cara menguduskan hari Sabat dan membentuk point point pekerjaan yang tak boleh dilakukan, ada 39 point, lebih lengkapnya boleh cusss ke tulisan saya πŸ‘‡

https://www.voiceoftruth.net/2026/02/paulus-kristen-taurat-musa-terkutuk.html?m=1https://www.voiceoftruth.net/2026/02/paulus-kristen-taurat-musa-terkutuk.html?m=1

Dan setelah itu ada juga "PAGAR"  atau hukum Syag La-Torah.

SYAG LA-TORAH (Pagar)  

Yaitu aturan sekunder para Rabbi (Misnah/Talmud)

Misalnya : dalam hukum asli tidak boleh menyentuh barang A. Maka para Rabbi membuat aturan larangan memasuki ruangan dimana tempat A itu ada. Jadi, jangankan menyentuh A, untuk masuk keruangan itu saja tak boleh.

atau misalnya "Tidak boleh menyalakan api", maka Rabbi membuat aturan sekunder : Tidak boleh memegang alat. Jadi, jangankan menyalakan api, memegang alat saja sudah tak boleh, jadi ini adalah "pagar" agar Perintah yang sebelumnya tidak terlakukan.

Para Rabbi ingin menjaga Taurat, tapi sering sekali jatuh hanya pada ritual ritual atau packaging yang bukan lagi esensi dari taurat itu. 

Yesus sebagai Rabbi punya hak ,dan wewenang untuk mengkritik keras para Rabbi menafsirkan dan mempraktikkan. Jadi , Yesus bukan melanggar Taurat tapi mengkritik penafsiran yang sudah terdistorsi dari Hukum yang pertama dan mengkritik kemunafikan Farisi. Misalnya : Yesus mengkritik tradisi Rabbi yang mengizinkan mempersembahkan harta mereka sebagai persembahan ke bait Allah tapi mengabaikan kewajiban utama untuk memelihara ortu yang miskin (markus 7:10-13)

Kalau sekarang, ada kasus yang karena memberi persepuluhan, tapi kasih untuk menolong ortunya diabaikan 😁 . 

Bagi Yesus ,para Rabbi banyak yang ibarat "menyaring nyamuk tapi menelan unta,

 "Sangat teliti menghindari najis yang kecil, tapi mengabaikan dosa yang besar"

Terjebak dalam legalistik dan ritual padahal yang paling utama dalam Torah itu adalah : Keadilan, Belas Kasihan, dan Kesetiaan. "Manusia untuk sabat , atau Sabat untuk Manusia ?" (Mark 2:27)


PIKUACH NEFESH dan KALVACHOMER

Ini adalah 2 Senjata Hukum Yesus 

       Dan ini yang penting, kenapa Yesus tidak pernah melanggar taurat, yaitu Pikuach Nefesh. Banyak yang gagal memahami Alkitab karena tak belajar budaya Yahudi, tapi ada juga yang kebablasan keyahudi-yahudian sampai lupa secara kebangsaan, dia adalah Indonesia, alih-alih mengenalkan baju tradisional bangsanya, lebih mengkultuskan jubah-jubah Yahudi, ada yang mengaku yahudi mesianik tapi dirinya suku Batak, Jika  Marcion hadir sebagai anti yahudi, saya mewakili Kristen Tuhan Esa "Only Jesus " berakar Yahudi yang benar sebagai jembatan semua paham-paham yang bablas. Tantangan berat saya seberat dollar naik adalah bukan karena kita tidak mampu mendebat, tapi karena ketidakseimbangan cara belajar lawan dengan waktu berjam-jam kita belajar everyday, belum lagi effort menulis yang bolak balik harus kita baca, ulang, perbaiki. Menulis bukan hanya duduk, keluar ide, selesai. Mulai dari draft kasar diawal, perbaikan struktur, diksi, teknis dan lain lain bisa berhari hari, gaess 😁

Semua untuk Kebenaran dan kemuliaanNya, harus ada effort dan bayar harga yang lebih dari sekedar cuap-cuap  karena Setiap pengajaran hanya 2 : Mengedukasi atau menyesatkan. Saya berterimakasih untuk siapapun yang mengapresiasi dan mengajak kita semua jangan berhenti belajar πŸ™‚

Termasuk Marcion, ketika membaca alkitab sebenarnya itu adalah proses forensik intelektual, saat membaca , kita membedah struktur logika bukan hanya tumpukan kata yang kelihatan wow ..

Misalnya ketika Marcion bilang bahwa Musa tertipu , Musa berpikir yang bertemu dengannya adalah YHVH ternyata iblis. 

Maka, logika sederhananya adalah : " Kalau Musa saja tertipu maka kita harus meragukan semua tulisan Musa. PB juga tak punya integritas. Maka rantai Kausalitasnya (sebab - akibatnya) adalah :

Yesus pun tak usah kita percaya toh. bisa biasanya Yesus menyuruh kita pergi ke tulisan Musa , sementara Musa juga tertipu. Dan sebenarnya Marcion juga sedang berdusta dengan mengatakan "Kita harus percaya Yesus saja " , tapi justru dari logika berpikir Marcion, Yesus sedang nge -prank umat manusia.

            kacau..kacau..kacau mania.. 

welll..lanjut. Marcion tidak tau ada yang namanya Pikuach Nefesh.

 Dalam perdebatan Sabat, Yesus menggunakan prinsip hukum Yahudi yang sah, yaitu Pikuach Nefesh (menyelamatkan nyawa melampaui Sabat). Dasar teologis yang digunakan bahkan disepakati oleh Talmud ( panduan hukum dan etika Yahudi )di kemudian hari, mengutip Imamat 18:5 

"Kamu harus berpegang pada ketetapan-Ku... orang yang melakukannya, akan hidup karenanya." Artinya: Manusia harus hidup karena hukum Tuhan, bukan mati atau menderita karena hukum Tuhan.

Simpelnya : Kamu boleh melanggar Taurat terkhusus Sabat ,kalau itu berhubungan dengan keselamatan atau nyawa manusia.

https://www-myjewishlearning-com.translate.goog/article/pikuach-nefesh-the-overriding-jewish-value-of-human-life/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc

Jadi, ketika Yesus dibilang melanggar sabat saat menyembuhkan orang juga murid Yesus memetik gandum, Yesus menampik kemunafikan mereka  : 

"Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu jatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengangkatnya ke luar? Bukankah manusia jauh lebih berharga daripada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat."

Singkatnya , Rabbi Yesus bilang : " Dombamu saja yang hewan, kau selamatkan saat Sabat, ini manusia yang jauh lebih berharga "

(mungkin kalau saya disana, ikut nyeletuk : cie..cie..kalah saing ni yeee..." 

Yang dilakukan Yesus adalah KAL VACHOMER  (Dari Kecil ke Besar)

Prinsip ini menetapkan aturan: jika suatu kondisi atau hukum berlaku dalam situasi yang dianggap "kurang penting" atau ringan, maka kondisi tersebut secara otomatis berlaku pula dalam situasi yang lebih penting atau berat.

Ketika Yesus menyembuhkan orang sakit atau membela murid-Nya di hari Sabat, Dia menggunakan argumen logis Kal Vachomer. Cuss kita buka  Lukas 13:15-16:

Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: "Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat."  Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: "Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman? Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?"


πŸ–️Hal Kecil (Premis Minor): Melonggarkan ikatan lembu atau keledai untuk memberi minum di hari Sabat itu sah dan diizinkan oleh tradisi Rabbi demi belas kasihan pada binatang.

πŸ–️Hal Besar (Premis Mayor): Manusia (keturunan Abraham) yang diikat iblis selama 18 tahun jauh lebih berharga daripada seekor lembu.

✅Bagi humanisme teosentris Yesus, menunda kesembuhan dan membiarkan manusia menderita pada hari Sabat—padahal kuasa pembebasan itu ada—justru merupakan kejahatan moral

sederhananya : Binatang saja kau kasi minum waktu sabat, masa ini Manusia keturunan Abraham ga boleh disembuhkan ?

ini adalah contoh debat hukum Yahudi ( kal vachomer , yaitu argumen dari hal kecil ke besar ) 

Ada perbedaan tafsir pikuach nefesh menurut golongan farisi dan eseni untuk sesuatu πŸ‘‰ yang benar benar akut. Jika penyakit kronis, atau nyawa sudah diujung tanduk, baru sabat boleh dilanggar ( ini yang disebut akut ) . Tapi Bagi humanisme Yesus, membiarkan orang menderita tanpa ditolong pada sabat walaupun penyakitnya tidak mematikan saat itu juga, adalah kejahatan moral. Kalau para Rabbi saja mengizinkan pelanggaran sabat ringan demi menyelamatkan atau memberi minum binatang, berapa lebih berharganya manusia.

Hanya 3 yang tidak boleh dilanggar saat sabat dan lebih baik mati syahid :

1. Menyembah berhala ( avodah zarah)

2. Pembunuhan orang lain ( sefichat damim)

3. Perzinahan (Gilah arayot )

Jadi, gugur semua tuduhan bahwa Yesus bukan YHVH yang bertemu Musa , dengan alasan Yesus melanggar Taurat . Bagaimana Yesus melanggar, sementara tujuannya adalah untuk menggenapi? Hukum Taurat versi awal yang murni yang diturunkan dalam loh batu mana yang dilanggar Yesus ??  Yesus adalah YHVH itu sendiri, bukankah Marcion juga menganggap bahwa taurat Musa sudah dibatalkan ? Jika Yesus bukan YHVH itu, lalu apa VALUE , apa pentingnya harus disalib ? untuk apa harus ada penumpahan darah ? Siapa Yesus yang membatalkan Taurat Musa ? Jika YHVH dalam perjanjian Lama adalah iblis, maka Iblis sedang menurunkan 10 perintah ke Musa  yang isinya : hormati ayah ibu, jangan membunuh, jangan berzina , jangan mencuri..

ini iblisnya lagi amnesia, cosplay, salah makan obat, atau apa ? πŸ€”

Yesus mampu membatalkan seperti nubuat dalam perjanjian Lama , akan memberikan satu perjanjian baru (brit hadassah ) , karena Yesus adalah Penguasa yang berdaulat, pemegang supremasi (dominasi )mutlak , Yesus adalah Tuhan Israel sang Legislator dan Musa adalah Mediator . 

Yesaya 33 : 22 

"Sebab TUHAN adalah Hakim kita, TUHAN adalah pembuat Hukum kita, TUHAN adalah Raja kita..."

dalam Perjanjian Baru (brit hadassah ), Yesus akan menghakimi yang hidup dan mati ( 2 tim 4:1).

Mengenalkan bahwa Yesus adalah Adonai Israel harus berangkat dari sejarah Tanakh (Perjanjian Lama ) dan mengenalkan ke bangsa-bangsa pula bahwa Tuhan Abraham. Ishak, Yakub adalah Yesus . Yohanes 8:24 

"...sebab jikalau kamu tidak percaya AKU ADA (Ehyeh Asher Ehyeh ) , kamu akan mati dalam dosamu"  (hoti ego eimi apothaneisthe en tais hamartiais humon )

keluaran 3:14 Ehyeh Asher Ehyeh (qal imperfect : waktu lampau, sekarang dan masa depan), dalam sains quantum ini bicara ketidakterbatasan, yang tidak memiliki kronologi waktu, kekekalan, yang ada sejak semula tanpa waktu dan ada terus selamanya, semuanya dirangkum dengan kata " saat ini " , dalam Yohanes 8:24   ( terjemahan yang tepat "Aku Ada"  adalah present indikatif aktif , yaitu yang sedang berlangsung sekarang, dan juga sesuai dengan pengertian "EN ARCHE " ( Yoh 1 / permulaan, prinsip dasar, sumber utama  ) 

Yesus adalah YHVH ,Sang KEBERADAAN. Puji Tuhan Yesus Adonai, Bapa kita....