KUASA YANG TERDISTORSI MANUSIA
Kotbah yang terlupakan di mimbar.
Jika saja Kristen mendalami ini, terkhusus yang duduk di Politik, Pemimpin-pemimpin ini akan menjalankan fungsi dengan baik. Mengedukasi untuk bekerja sama antara pemimpin agama ke umat dan pemerintah ke masyarakat. Kotbah yang tidak seimbang, hasilnya kehidupan dengan alam pun tak seimbang. Ketimpangan teologis ini berdampak langsung pada tatanan kehidupan global. Relasi yang Tuhan mandatkan untuk manusia bukan saja bicara manusia ke manusia tapi juga ciptaan yang lain. Kotbah yang terhilang : Relasi manusia dengan ciptaan lainnya.
✍️Penebangan Liar , menyebabkan jutaan hektar hutan rusak setiap tahun, bencana alam, banjir bandang, tanah longsor, kekeringan, serta hilangnya habitat flora dan fauna.
✍️Eksploitasi hewan yang berlebihan, Animal abuse ( bibit bibit psikopat yang tumbuh dari kecil dan akhirnya menjadi kriminal) . Animal abuse adalah indikator awal hilangnya emphaty. Yang penting adrenalin kepuasan diri .
sehingga ketika diberi kekuasaan, baik diurusan dunia agama atau sekuler, sesungguhnya sedang memelihara predator bermasker domba . Sama seperti di akhir zaman ketika Pembinasa keji berdiri di bait Allah , memberi suasana bersahabat dan kedamaian semu pada Israel, pada akhirnya membawa pada 'pembantaian', dipaksa menyembah 'binatang' itu.
✍️Undang -Umdang perlindungan hewan , atas desakan banyak komunitas barulah dibentuk.
Berapa banyak obat asam lambung melihat ini ?
Hewan hewan kehilangan habitat karena kesalahan ekosistem, satwa liar kehilangan rumah dan sumber makanan, lalu ketika hewan hewan ini masuk ke perkampungan masyarakat, manusia membunuh hewan hewan itu. Manusia yang merusak rumah mereka, manusia juga yang anarkis dengan tindakan mereka sendiri.
Suhu yang semakin meningkat, karena hilangnya pohon-pohon yang menyerap karbondioksida,
Kalau sudah mengganggu pernafasan, kita semua menggerutu. Pemimpin pemimpin lah yang harusnya lebih utama mengedukasi.
Berapa banyak manusia yang menjadi perusak peradaban, tatanan alam, dan sebagai sumber bencana?
🇮🇩Baru-baru ini, viral kasus global yang memicu kemurkaan publik internasional :
insiden tragis yang menimpa seekor anjing bernama Wangwang di China , anjing jalanan lucu, yang bersahabat, sampai kemudian di 28 Juni 2026, 5 anak anak remaja psikopat , melakukan tindakan kejam , menyeret, memukul dan membakar Wangwang , memukuli ke 3 bayinya sampai mati. Anak anak ini merekam sambil tertawa, 1 jam berlangsung . Apa yang paling menaruh luka?
wangwang, ibu muda ini bisa saja berlari menyelamatkan diri, tapi Cinta dan naluri protect ke anak anaknya menahan nya, sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir dengan tubuh yang terbakar, mendekati anaknya memberi ciuman terakhir pula. Kepercayaan pada manusia menjadi kepanikan, shock. Mencoba mengiba, tapi anak anak psikopat hasil kegagalan pengajaran orang tua ini, dengan bangga menari nari diatas kesadisannya.
Sungguh krisis peradaban yang mendalam.
Akar dari semua kerusakan ini adalah DOSA.
Sejak kejatuhan Adam dalam dosa, kerusakan itu menjalar ke segala aspek.
Inilah yang ingin dipulihkan. Kristen yang sudah mengalami Pemulihan , naluri dan empatinya pun akan sampai di titik ini, bahwa hubungan kita bukan hanya dengan manusia tetapi juga ciptaan lain.
Kenapa kita sering mengalami ketidak seimbangan hidup ? Karena kita pun lalai melakukan keseimbangan antaramanusia dan ciptaan lain.
Orang tua yang sibuk mencekcoki ayat ayat ke anak, tapi melihat anaknya menyiksa kucing kecil , merasa find. Unlogic, Vertikal dan Horizontal tak seimbang.
Negara ini yang paling kuat berdoa, tapi paling banyak tak berlogika ,negara yang paling banyak berbicara Tuhan, tapi korupsi, kriminalitas tinggi.
Menolong manusia hanya karena ingin validasi sosial , karena memberikan sedikit saja makanan kepada hewan ,merasa itu kerugian. Kenapa ? karena menurut mindset kita , kita akan merasa terhormat, merasa hebat saat mendapat sanjungan dari suara manusia atau kita berpikir hanya memberi manusialah , maka kita mendapat berkat / pahala. Mindset yang perlu kita restorasi , kawan-kawan. Pada saat kita memberi pada hewan-hewan tanpa ada yang melihat atau memberikan penghargaan, kita sebenarnya sedang membentuk kemanusiaan di diri kita juga. Hewan juga memiliki bahasa cintanya sendiri. kalau tidak ada fungsinya, mengapa hewan justru sering menjadi therapy penyembuh?
Ketika seekor anjing mengibas ekornya menyambutmu pulang, bukankah itu bahasa cinta? saat anda merasa terhibur, mental anda menjadi sehat. Hanya jiwa yang sehat yang bisa menebarkan kebaikan . Kenapa pada akhirnya manusia lebih menghormati animal daripada manusia ? Karena sejenis kita sendiri yang merusak tatanan itu.
Lalu apa tugas yang Tuhan kasi untuk kita ? Itu tugas Adam pertama kali. Inilah yang ingin dipulihkan. Kembali ke ideal awalnya.
Dalam bahasa Ibrani, ada empat kata kunci yang mendefinisikan mandat relasional (hubungan) Adam terhadap ciptaan :
RADAH ( Otoritas )
Kejadian 1:28 (TB): "Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: 'Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah (kabash) itu, berkuasalah (radah) atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.'"
Pesan ini yang sedang diputarbalikkan oleh Iblis dengan mindset yang salah.
"Ya suka suka gue, kan sudah dikasi HAK" begitulah dikepala mereka.
padahal tak ada hak yang tak diikuti tanggungjawab.
Kata kerja ini berkerabat dengan obed (Ibrani: 'pelayan');
Seperti seorang Raja memelihara, mengatur rakyat nya dengan bijaksana,memakai otoritas yang bersumber dari Tuhan.
KABASH ( Menaklukkan )
Menaklukkan , "menginjakkan kaki .
Apa maksudnya ? Seperti seseorang yang memijakkan kaki di tanah, jikalau tempat itu belum berfungsi, maka buatlah berfungsi, kalau sesuatu disana masih liar, maka buatlah teratur .
Tuhan kita pun memijakkan kaki dibumi, bukan? Artinya , seorang pemimpin bukan hanya yang mengkomando dari atas, tapi juga ikut ambil bagian.
contoh kabash juga ibarat seorang ayah yang sedang mendengar anak anaknya berisik, ,lalu sang ayah turun untuk menertibkan, mengendalikan, menaklukkan dengan tujuan tercipta suasana yang baik sehingga anak anak itu pun bahagia. Penaklukkan demi kebaikan ,bukan hanya untuk kesenangan sendiri.
ABAD ( Melayani )
Kejadian 2:15 (TB): "TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan (abad) dan memelihara (shamar) taman itu."
secara harifiah : melayani', 'melaksanakan' / bekerja , 'mengolah' atau 'mempersiapkan.
Ini lebih ke Membentuk ( melayani ) satu objek, demi perkembangan/pertumbuhan objek itu.
Misalnya anda merescue dan merawat hewan terlantar , ini dilakukan untuk kesembuhan dan kebahagiaan hewan itu. Anda mengajari seseorang , ini untuk pertumbuhan ilmu orang tersebut.
SHAMAR (Menjaga )
Menjaga, Memperhatikan, Mengawasi ,Melestarikan, Memelihara.
Termasuk menjaga Perintah Tuhan. Ini juga ibarat Gembala yang melindungi domba atau seperti petani menanam padi , tentu Petani itu juga menjaga bagaimana agar tak dimakan burung-burung.
Luar biasa bukan ,mandat yang Tuhan beri untuk Adam dan kelak ke keturunannya ? Tuhan yang Begitu detail,Tuhan yang dengan Cinta ketika menciptakan Adam dan memberikan nishmat hayim (nafas kehidupan ) Nya sendiri , Adam itulah yang diberikan otoritas dan tugas untuk mengelola, menjaga, memperbaiki, melayani, Relasi yang Tuhan maksudkan adalah ke seluruh Ciptaan.
💌Inti dari mandat di Eden , panggilan bagi manusia adalah mengelola, menjaga, memperbaiki, dan melayani. Relasi yang dikehendaki Sang Pencipta bukanlah dominasi yang merusak, melainkan persekutuan yang bertanggung jawab terhadap ciptaan-Nya.
Ketika Adam gagal, Salib memulihkan.
Termasuk memulihkan pikiran. Selama ini mungkin ada pikiran atau ada ajaran yang salah maka Tuhan memperbaiki. Thats why Pertobatan / Metanoia artinya Perubahan Pikiran.
Orang orang Kristen /orang pilihan, Ditugaskan menjadi agen penyembuh dan pemulih (seharusnya ) bukan agen Perusak. Dan inilah jugalah yang iblis ingin gagalkan. Iblis membenci ketika manusia menjadi Pengelola. Ini agenda di Eden yang berlangsung sampai zaman akhir. Iblis terus menanamkan 'terror -terror " , melalui berita berita , menunggangi orang orang melakukan kejahatan. Tujuan dari kuasa gelap ini adalah menyebarkan energi kepanikan, kekacauan, hopeless ( mematahkan harapan), menganggap Tuhan tidak bekerja, ketidakstabilan psikologis , Asam lambung, vertigo dll dll
Pasti selalu ada Orang orang yang suka merusak tatanan yang sudah baik .
Untuk itulah kita harus mengingat Tuhan memulihkan OTORITAS itu, yang sekarang ada pada kita. Tuhan ingin kita bergerak mengambil bagian .
" Berdoa saja " katanya. Perihal doa sebenarnya tidak perlu lagi diajari. Itu basic dan nafas orang-orang beragama. Tapi Doa adalah Energi Penggerak. Menggerakkan diri dan manusia lain. Pernah tidak , kita berpikir...bisa jadi orang orang yang bergerak itu adalah hasil doa kita. Semisal ada banyak orang di tempat tertentu yang belum mendengar Injil, Anda berdoa agar mereka pun bisa diselamatkan. Anda mungkin tidak bisa kesana, dan Tuhan menjawab doa anda melalui orang lain.
Tempo hari saya dan keluarga bergerak untuk kasus "Justice anjing wang wang " , dimana banyak negara sudah turun juga ke publik, mendesak keadilan dan mengeluarkan UU Perlindungan Hewan ke Pemerintah China (yang atheis tersebut ). Suara ini juga sebagai sugesti pada negara negara lain termasuk Indonesia , untuk meminimalisir tindakan psikopat di masyarakat sekitar kita, dimulai dengan ini. Dokumentasi video nya boleh dilihat disini :
Ada sukacita saat beberapa orang bilang :
"Terimakasih sudah bergerak mewakili doa kami" .
Gerakan ini ga hanya berhenti sampai disitu, Bukan kebetulan ada salah satu dari netizen yang DM ke tiktok, merasa bersemangat ketika saya memulai gerakan itu, akhirnya dia dan beberapa orang di kotanya , bergerak dengan mencetak banyak kartu ,yang nanti akan ditandatangani (termasuk mengirim ke saya ) dan mengirim kembali ke kedutaan China yang ada di Jakarta.
Gerakan sekecil apapun, bahkan dari menulis, kita sudah mengambil peranan, kita sudah berkontribusi berusaha mengembalikan pola Eden awal. Kita hanya lakukan bagian kita, kemudian sisanya Tuhan.
Untuk itu juga , i hope teman -teman atau para hamba Tuhan yang sudah membaca tulisan ini, untuk ikut berdoa dan soundingkan 🙏
Hidangan penutup, Izinkan saya mengutip sebuah tulisan dari salah satu akun yang saya follow "Theologia Quantum " , beberapa postingannya yang mind-blowing, Puitis dan Profetik
( memiliki daya gugah spiritual ) , sering sinkron dengan kajian biblical saya, masuk dalam frekuensi salah satu visi ku, termasuk ketika kami membahas dengan deep tentang Adam dan Radah ini, dimana harusnya manusia menjadi penyembuh . Simak tulisan nya dan dalami kata perkata, kawan-kawan :
" Aku membaca ulang kisah awal mula manusia , dan disana aku menemukan panggilanku bukan di mimbar, bukan di altar, tapi di tanah. Tuhan menciptakan manusia dari debu tanah, dan dari debu tanah itulah aku mengerti bahwa sains bukanlah sekedar laboratorium, melainkan tempat Kudus dimana aku bersentuhan dengan jejak tangan Pencipta. Tuhan menempatkan Adam ditaman Eden , bukan untuk berpangku tangan , melainkan untuk mengusahakan dan memeliharanya ( Kejadian 2:25) . Disinilah aku melihat Akar dari seluruh panggilan Ilmiahku :
bahwa menjadi biologis bukan sekedar profesi , tapi ketaatan. Aku tidak bekerja demi gelar, pengakuan, atau hibah penelitian , Aku bekerja karena Tuhan telah mempercayakan dunia ini untuk aku jaga. Seperti Adam, aku dipanggil untuk mengamati ciptaan dan menamakan mahluk hidup (kejadian 2:19-20). Penamaan bukan sekedar memberi label, tapi menyelami, mengenali dan menghargai keberadaan yang diciptakan Tuhan. Namun aku menyadari dunia ini bukan lagi Eden. Dosa telah masuk, tanah telah dikutuk. Ketamakan manusia telah melahirkan krisis iklim,
kepunahan dan kehancuran ekosistem. Maka sebagai biologis, aku tidak hanya ditugaskan untuk memahami ciptaan, tapi juga menyembuhkannya, sejauh yang aku mampu. Sains menjadi alat penebusan, bukan karena aku penyelamat , tetapi karena aku dipanggil untuk ikut serta dalam pekerjaan pemulihan yang Tuhan sedang lakukan didunia. Ditengah dunia yang rusak, aku tetap percaya bahwa menjadi biolog adalah bagian dari ketaatan kepada perintah mula-mula, sebelum dosa masuk :
memelihara, menjaga , mengenali, dan hidup selaras dengan ciptaan Tuhan. Ilmuku bukan tandingan bagi theologi, melainkan perpanjangan tangan dari kasih Tuhan yang menjangkau seluruh mahluk hidup. Sebagaimana Adam dipanggil untuk berjalan bersama Tuhan di taman, demikian pula aku. Dalam setiap penelitian, setiap Pengamatan, setiap tulisan ilmiah ,aku ingin berjalan bersama Tuhan, bukan di taman Eden, tetapi di hutan Papua, di laboratorium kecil , atau ladang kering tempat spesies nyaris punah berjuang hidup. Aku adalah seorang biologis . Dan ini panggilan Kudusku sejak semula. "
JBUS.....