G. KUNCI BERKAT YANG TELAH DIBUKAKAN
"Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu", demikian perkataan Yesus dalam sebuah pengajaran-Nya [Lukas 6:38].
Rasul Paulus meneruskan ajaran ini dlm suratnya yang ditujukan pada jemaat di Korintus :
8:11 Maka sekarang, selesaikan jugalah pelaksanaannya itu! Hendaklah pelaksanaannya sepadan dengan KERELAANmu, dan lakukanlah itu dengan apa yang ada padamu.
8:12 Sebab jika kamu RELA untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu.
8:13 Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada KESEIMBANGAN.
8:14 Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan. [2 Korintus 8:11-14]
9:6 Camkanlah ini: Orang yang MENABUR SEDIKIT, akan menuai sedikit juga, dan orang yang MENABUR BANYAK, akan menuai banyak juga.
9:7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut KERELAAN HATInya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
9:8 Dan Allah sanggup MELIMPAHKAN SEGALA KASIH KARUNIA kepada kamu, supaya kamu SENANTIASA BERKECUKUPAN di dalam segala sesuatu dan MALAH BERKELEBIHAN di dalam PELBAGAI KEBAJIKAN.
9:9 Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."
9:10 Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;
9:11 kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.
9:12 Sebab PELAYANAN KASIH yang berisi pemberian ini bukan hanya MENCUKUPKAN keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.
9:13 Dan oleh sebab kamu telah tahan uji dalam pelayanan itu, mereka memuliakan Allah karena ketaatan kamu dalam pengakuan akan Injil Kristus dan karena KEMURAHAN HATImu dalam MEMBAGIKAN segala sesuatu dengan mereka dan dengan semua orang. [2 Korintus 9:6-13]
Bila anda memperhatikannya dengan cermat, ternyata janji TUHAN untuk memberkati gereja-Nya, jauh melebihi janji yang diberikan-Nya pada bani Yakub/Israel dalam Maleakhi 3:10.
Semua yang baru saja Anda baca di atas, akan menjadi hanya sekedar slogan bisu tanpa aksi bila tidak ditopang sepenuhnya oleh pelayanan kasih jemaat. Hampir dapat dipastikan, misi tanpa dana adalah misi tanpa hasil yang maksimal. Jika demikian, marilah kita, dengan keikhlasan dari rasa peduli yang digerakkan oleh kasih Kristus, terlibat dalam pelayanan kasih untuk memaksimalkan mobilisasi pelayanan penuaian jiwa-jiwa baru di akhir zaman ini. Bila tidak maka gereja secara organisasi selalu dalam posisi terjepit dalam masalah dana karena rumah perbendaharaan hanya diisi dengan persembahan persepuluhan jemaat. Gereja hampir tidak memiliki kemampuan mendanai atau membiayai misi pelayanan pekabaran Injil ke seluruh muka bumi seperti dipesankan dan diperintahkan Yesus (periksa Matius 24:14). Bagaimana pendapat Anda? Ughhh… maaf, tunggu sebentar sebelum Anda berpendapat..., dengan tidak bermaksud menyepelekan pendapat Anda, silahkan ikuti dulu usul saya berikut.
berrsambung ... PARTISI 3 👉MENGUSULKAN : A. MENERAPKAN SISTEM “PENGUPAHAN” INJILI✍

0 comments:
Posting Komentar