Halaman

Senin, 23 Maret 2026

✝KRONOLOGI PASKAH YESUS KRISTUS PADA PERAYAAN PASKAH YAHUDI🐑









Didasarkan pada perkataan nubuatan Yesus Kristus tentang kematian & kebangkitan-Nya sendiri :

👉For <gar> as <hosper> Jonas <Ionas> was <en> three <treis> days <hemera> and <kai> three <treis> nights <nux> in <en> the whale's <ketos> belly; <koilia> so <houto> shall the Son <huios> of man <anthropos> be <esomai> three <treis> days <hemera> and <kai> three <treis> nights <nux> in <en> the heart <kardia> of the earth. <ge> [Matius 12:40]

 

14 Nisan = Selasa sore/malam (jam 18.01 tlh dihitung Rabu) - Rabu siang/sore (Yom Revi'I / Hari ke-4)

Hari Persiapan Paskah [Musa dan bangsa Israel lakukan persiapan paskah, masih terhitung Selasa sore, 13 Nisan, sebelum jam 18.00] - Malamnya (Rabu, 14 Nisan) Yesus makan paskah. Itu disebut sbg Hari Sabat Besar/Paskah (Bangsa Israel keluar dari Mesir). Pd malam itu juga Yesus ditangkap, diadili dan sudah dianiaya. Esok pagi (masih dlm Rabu, 14 Nisan) DIA disesah, disalibkan (pd jam 9 pg) dan mati pada jam 15.00 (jam 3 petang hari Rabu itu).

 

15 Nisan = Rabu sore/malam (18.01 sdh masuk hari Kamis) - Kamis siang/sore (Yom Khamishi / Hari ke-5)

- Yesus dikuburkan pada jam 18.00 (jam 6 sore/tutup hari Rabu dan mulai hari Kamis) dimulailah perhitungan Hari pertama Yesus berada dalam perut bumi; 1 hari 1 malam – Mat. 12:40. Pada hari inilah Imam2 Kepala meminta Pilatus memerintahkan para prajurit Romawi menjaga kubur Yesus (Matius 26:62-66).

 

16 Nisan = Kamis sore/malam (18.01 sdh terhitung Jumat) - Jumat siang/sore (Yom Shishi / Hari ke-6)

Yesus masih berada dalam kubur. (akhiri hari pertama dan masuk pada hari kedua di dalam perut bumi; 2 hari 2 malam – Mat. 12:40)

 

17 Nisan = Jumat sore/malam (18.01 tlh dihitung sbg Sabtu) - Sabtu siang/sore (Yom Shabbath / Hari Istirahat)

Hari Sabat - Yesus masih berada dalam kubur (akhiri hari kedua dan masuk hari ketiga di dalam perut bumi; 3 hari 3 malam – Mat. 12:40). Dan sebelum Shabbath lewat/berakhir pada jam 18.00, Yesus Kristus telah bangkit dari antara orang mati. Yesus pernah berkata bahwa Ia adalah TUHAN atas hari Shabbath (Mat. 12:8; Mark. 2:28; Luk. 6:5)

 

18 Nisan = Sabtu sore/malam (18.01 sdh dikatakan Minggu) - Minggu pagi/siang (Yom Rishon/Hari ke-1)

Kuburan Yesus telah kosong ketika dikunjungi oleh murid-muridNya pada pagi-pagi benar hari itu. (Mat. 28:6; Mark. 16:2-7; Luk. 24:22-24; Yoh. 20:1-8)

 

 

🙏Semoga bermanfaat ...

 

 

 

💁‍♂️fides quaerens intellectum🧏‍♂️





The Chronology of Christ's Crucifixion and Resurrection

(KRONOLOGIS PENYALIBAN DAN KEBANGKITAN TUHAN YESUS)

 

Tuesday : Jesus Christ ate an early-evening Passover meal with His disciples (at the beginning of Nisan 14, Jewish reckoning) and instituted the New Covenant symbols (Matthew 26:26-28). Jesus was then betrayed by Judas, arrested and during the night brought before the high priest.

Wednesday : Jesus was crucified and died around 3 p.m. (Matthew 27:46-50). This was the preparation day for the annual, not weekly, Sabbath, which began that evening (Mark 15:42; Luke 23:54; John 19:31). Jesus' body was placed in the tomb at twilight (Matthew 27:57-60).

Thursday : This was the high-day Sabbath, the first day of Unleavened Bread (John 19:31; Leviticus 23:4-7). It is described as the day after the Day of Preparation (Matthew 27:62).

Friday : The high-day Sabbath now past, the women bought and prepared spices for anointing Jesus' body before resting on the weekly Sabbath day, which began at sunset (Mark 16:1; Luke 23:56).

Saturday : The women rested on the weekly Sabbath, according to the Fourth Commandment (Luke 23:56; Exodus 20:8-11). Jesus rose around sunset, exactly three days and three nights (72 hours) after burial, fulfilling the sign of Jonah and authenticating Jesus' Messiahship.

Sunday : The women brought the prepared spices early in the morning while it was still dark (Luke 24:1; John 20:1). Jesus had already risen (Matthew 28:1-6; Mark 16:2-6; Luke 24:2-3; John 20:1). He did not rise on Sunday morning, but at sunset the day before.

 


Kematian Yesus dalam kalender masehi (romawi) 3 hari 3 malam = 3×24 jam.

Keputusan gereja sepakat menunjuk kematian Yesus pada hari Jumat dan kebangkitan-Nya pada hari Minggu dengan mengacu kepada Injil dan perhitungan hari berdasarkan kalender Yahudi

 

💁‍♂️Penjelasannya sebagai berikut :

 

👉1. Tiga hari dan tiga malam

   (Matius 12:40) – “Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.”

 

👉2.  Kurang dari tiga hari dan tiga malam

a. (Matius 28:1) – “Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.”

b. (Markus 16:2) – “Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur.”

c. (Lukas 24:1) – “tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.”

d. (Yohanes 20:1) – “Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.”

 

Pada penanggalan Yahudi, satu hari diukur mulai dari terbenamnya matahari hingga terbenamnya matahari keesokan harinya. Jika Yesus berada di kubur selama 3 x 24 jam, maka Ia tidak mungkin telah bangkit pada hari yang ketiga karena hari yang ketiga belumlah komplit 24 jam. Ia harus bangkit pada hari ke empat supaya genap masa 3 x 24 jam, kalau tidak maka tidak masuk akal mengatakan bahwa Ia di dalam kubur tiga hari tiga malam tetapi bangkit pada hari yang ketiga. Jadi, apa yang telah terjadi?

 

Solusinya sederhana saja, orang Yahudi mempunyai adat bahwa bagian dari satu hari, sependek apa pun, akan tetap dihitung sebagai satu hari penuh (24 jam).

1 “Berhubung orang Yahudi menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam), maka istilah “tiga hari tiga malam” adalah benar dan berlaku jika penyaliban terjadi di hari Jumat.”

2 Fenomema ini ditemukan pula pada kitab Ester. “Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.” (Ester 4:16).

Lalu, dalam Ester 5:1 dikatakan, “Pada hari yang ketiga Ester mengenakan pakaian ratu, lalu berdirilah ia di pelataran dalam istana raja, tepat di depan istana raja. Raja bersemayam di atas takhta kerajaan di dalam istana, berhadapan dengan pintu istana itu.” Dapat kita lihat di sini bahwa meskipun tiga hari tiga malam belumlah komplit, Ester telah pergi menghadap Raja pada hari yang ketiga meskipun dia memerintahkan untuk berpuasa selama tiga hari tiga malam. Bisa kita lihat di sini bahwa “pada hari yang ketiga” sama dengan “setelah tiga hari.”

Sebagai tambahan, Markus 8:31 mengatakan, “Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.” Meskipun demikan, 1 Korintus 15:4 mengatakan, “bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;” Demikian juga, Lukas 24:5-7, “Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.”

Dari ayat-ayat  ini frasa “setelah tiga hari” setara dengan “pada hari yang ketiga.”

Sehingga, kita dapat melihat bahwa berhubung orang Yahudi menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam), maka istilah “tiga hari dan tiga malam” adalah istilah idiomatik dan bukan istilah literal.

Sebagaimana tanggal perayaan Natal Yesus Kristus pada setiap tahunnya, Penetapan hari Jumat sebagai hari wafatnya Yesus Kristus pun ditetapkan oleh Gereja Katolik. Pihak otorita Gereja Katolik menetapkan Jumat sebagai hari kematian/wafat Yesus Kristus atas dasar asumsi atau interpretasi bahwa besoknya adalah hari Sabat (Yoh 19:31), dan hari Minggu sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus (Yoh 20:1). Namun saat mereka disodorkan Mat 12:40, mereka mengatakan, ayat tersebut tidak bermakna hurufiah, atau ada perbedaan penghitungan waktu dalam tradisi Yahudi (satu hari dihitung mulai dari saat matahari tenggelam pada hari ini sampai dengan matahari tenggelam lagi pada esoknya).
Alkitab tidak secara spesifik menulis bahwa Yesus mati pada hari Jumat (Yom Shishi) atau hari Rabu (Yom Revi'i). Yesus mati sebelum Paskah. Paskah Yahudi (hari dimana bangsa Israel keluar dari Mesir) menurut kalender Mesianik Yahudi adalah pada tanggal 14 Nisan (bulan pertama dalam tanggalan Yahudi adalah bulan Maret), yang jatuh hari malamnya, apapun harinya. Bukti lain, Rasul Yohanes menyatakan bahwa hari itu adalah hari Sabat besar, bukan Sabat biasa (Yohanes 19:31 - sebab Sabat itu adalah hari yang besar. NKJV menerjemahkan menjadi “… for that Sabbath was a high day”). Dengan demikian maka dapatlah disimpulkan, Yesus Kristus wafat pada tanggal 13 Nisan, jam 15.00 (3 jam sebelum matahari terbenam / sebelum berpindah hari ke tanggal 14 Nisan). Yesus Kristus dikuburkan pada tanggal 14 Nisan. Menurut kalender Mesianik Yahudi, tanggal 14 Nisan, jatuh pada hari Rabu, pukul 18.00 (perhitungan ini disesuaikan dengan kelahiran Yesus Kristus pada tahun 4 SM)
Memang ada di antara orang Yahudi yang memakai tanggalan Lunar dan Solar berdasarkan budayanya sehingga ada perbedaan antara hari jatuhnya Hari Persiapan dan Hari Paskah. jadi entah hari paskah itu jatuh pada tanggal 14 Nisan (Injil Yohanes) atau 15 Nisan (Injil Sinoptik: Matius, Markus, Lukas). Tetapi semuanya menulis bahwa Yesus telah bangkit ketika murid-murid-Nya datang memeriksa kubur Yesus pagi-pagi benar pada hari setelah Sabat (hari pertama minggu itu). Silahkan periksa kembali, Matius 28:6-7; Markus 16:6; Lukas 24:6)
Kronologi kisahnya adalah :
@  13 Nisan = Selasa sore/malam - Rabu siang/sore (Yom Revi'I / Hari ke-4)
Hari Persiapan Paskah [Musa dan bangsa Israel makan (persiapan) paskah, menyebut hari itu hari paskah, mengoleskan darah anak domba di tiap tiang-tiang pintu rumah mereka, tulah kesepuluh di Mesir] - Yesus makan persiapan paskah, Yesus ditangkap, diadili, disesah, disalibkan dan mati pada jam 15.00 (jam 3 petang hari Rabu)
@  14 Nisan = Rabu sore/malam - Kamis siang/sore (Yom Khamishi / Hari ke-5)
Hari Sabat Besar/Paskah (Bangsa Israel keluar dari Mesir) - Yesus dikuburkan pada jam 18.00 (jam 6 sore/tutup hari Rabu dan mulai hari Kamis (mulai perhitungan Hari pertama Yesus berada dalam perut bumi; 1 malam 1 siang – Mat. 12:40)
@  15 Nisan = Kamis sore/malam - Jumat siang/sore (Yom Shishi / Hari ke-6)
Yesus masih berada dalam kubur. (akhiri hari pertama dan masuk pada hari kedua di dalam perut bumi; 2 malam 2 siang – Mat. 12:40)
@  16 Nisan = Jumat sore/malam - Sabtu siang/sore (Yom Shabbath / Hari Istirahat)
Hari Sabat - Yesus masih berada dalam kubur (akhiri hari kedua dan masuk hari ketiga di dalam perut bumi; 3 malam 3 siang – Mat. 12:40). Dan sebelum Shabbath lewat/berakhir pada jam 18.00, Yesus Kristus telah bangkit dari antara orang mati. Yesus pernah berkata bahwa Ia adalah TUHAN atas hari Shabbath (Mat. 12:8; Mark. 2:28; Luk. 6:5)
@  17 Nisan = Sabtu sore/malam - Minggu pagi/siang (Yom Rishon/Hari ke-1)
Kuburan Yesus telah kosong ketika dikunjungi oleh murid-muridNya pada pagi-pagi benar hari itu. (Mat. 28:6; Mark. 16:2-7; Luk. 24:22-24; Yoh. 20:1-8)
Tidak ada salahnya bila kita memperingati Paskah Yesus Kristus pada hari Jumat dan Kebangkitan-Nya pada hari Minggu karena ini hanyalah sebuah peringatan yang telah ditetapkan oleh bapak-bapak gereja dulu. Bukankah Yesus Kristus, pada perjamuan makan malam terakhir sebelum Ia disalibkan berkata pada murid-murid-Nya, “"Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita.” Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku." Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu. (Lukas 22:15,19-20).

 

Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.


💁‍♂️fides quaerens intellectum🧏‍♂️

0 comments:

Posting Komentar