Didasarkan pada perkataan nubuatan Yesus Kristus tentang kematian & kebangkitan-Nya sendiri :
👉For <gar> as <hosper> Jonas
<Ionas> was <en> three <treis> days <hemera> and
<kai> three <treis> nights <nux> in <en> the whale's
<ketos> belly; <koilia> so <houto> shall the Son
<huios> of man <anthropos> be <esomai> three <treis>
days <hemera> and <kai> three <treis> nights <nux> in
<en> the heart <kardia> of the earth. <ge> [Matius 12:40]
► 14 Nisan = Selasa sore/malam (jam 18.01
tlh dihitung Rabu) - Rabu siang/sore (Yom Revi'I / Hari ke-4)
Hari Persiapan Paskah [Musa dan bangsa Israel lakukan persiapan paskah, masih terhitung Selasa sore, 13 Nisan, sebelum jam 18.00] - Malamnya (Rabu, 14 Nisan) Yesus makan paskah. Itu disebut sbg Hari Sabat Besar/Paskah (Bangsa Israel keluar dari Mesir). Pd malam itu juga Yesus ditangkap, diadili dan sudah dianiaya. Esok pagi (masih dlm Rabu, 14 Nisan) DIA disesah, disalibkan (pd jam 9 pg) dan mati pada jam 15.00 (jam 3 petang hari Rabu itu).
► 15 Nisan = Rabu sore/malam (18.01 sdh
masuk hari Kamis) - Kamis siang/sore (Yom Khamishi / Hari ke-5)
- Yesus dikuburkan pada jam 18.00 (jam
6 sore/tutup hari Rabu dan mulai hari Kamis) dimulailah perhitungan Hari
pertama Yesus berada dalam perut bumi; 1 hari 1 malam – Mat. 12:40. Pada hari
inilah Imam2 Kepala meminta Pilatus memerintahkan para prajurit Romawi menjaga
kubur Yesus (Matius 26:62-66).
► 16 Nisan = Kamis sore/malam (18.01 sdh
terhitung Jumat) - Jumat siang/sore (Yom Shishi / Hari ke-6)
Yesus masih berada dalam kubur. (akhiri
hari pertama dan masuk pada hari kedua di dalam perut bumi; 2 hari 2 malam –
Mat. 12:40)
► 17 Nisan = Jumat sore/malam (18.01 tlh
dihitung sbg Sabtu) - Sabtu siang/sore (Yom Shabbath / Hari Istirahat)
Hari Sabat - Yesus masih berada dalam
kubur (akhiri hari kedua dan masuk hari ketiga di dalam perut bumi; 3 hari 3
malam – Mat. 12:40). Dan sebelum Shabbath lewat/berakhir pada jam 18.00, Yesus
Kristus telah bangkit dari antara orang mati. Yesus pernah berkata bahwa Ia adalah
TUHAN atas hari Shabbath (Mat. 12:8; Mark. 2:28; Luk. 6:5)
► 18 Nisan = Sabtu sore/malam (18.01 sdh
dikatakan Minggu) - Minggu pagi/siang (Yom Rishon/Hari ke-1)
Kuburan Yesus telah kosong ketika dikunjungi oleh murid-muridNya pada pagi-pagi benar hari itu. (Mat. 28:6; Mark. 16:2-7; Luk. 24:22-24; Yoh. 20:1-8)
🙏Semoga bermanfaat ...
💁♂️fides quaerens intellectum🧏♂️
The Chronology of Christ's Crucifixion and Resurrection
(KRONOLOGIS PENYALIBAN DAN KEBANGKITAN TUHAN
YESUS)
Tuesday : Jesus
Christ ate an early-evening Passover meal with His disciples (at the beginning
of Nisan 14, Jewish reckoning) and instituted the New Covenant symbols (Matthew
26:26-28). Jesus was then betrayed by Judas, arrested and during the night
brought before the high priest.
Wednesday :
Jesus was crucified and died around
Thursday :
This was the high-day Sabbath, the first day of Unleavened Bread (John
Friday :
The high-day Sabbath now past, the women bought and prepared spices for
anointing Jesus' body before resting on the weekly Sabbath day, which began at
sunset (Mark 16:1; Luke 23:56).
Saturday :
The women rested on the weekly Sabbath, according to the Fourth Commandment
(Luke
Sunday :
The women brought the prepared spices early in the morning while it was still
dark (Luke 24:1; John 20:1). Jesus had already risen (Matthew 28:1-6; Mark
16:2-6; Luke 24:2-3; John 20:1). He did not rise on Sunday morning, but at
sunset the day before.
Kematian Yesus dalam kalender masehi
(romawi) 3 hari 3 malam = 3×24 jam.
Keputusan gereja sepakat menunjuk
kematian Yesus pada hari Jumat dan kebangkitan-Nya pada hari Minggu dengan
mengacu kepada Injil dan perhitungan hari berdasarkan kalender Yahudi
💁♂️Penjelasannya
sebagai berikut :
👉1. Tiga
hari dan tiga malam
(Matius 12:40) – “Sebab seperti Yunus
tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia
akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.”
👉2. Kurang
dari tiga hari dan tiga malam
a. (Matius 28:1) – “Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.”
b. (Markus
16:2) – “Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari
terbit, pergilah mereka ke kubur.”
c. (Lukas
24:1) – “tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke
kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.”
d. (Yohanes
20:1) – “Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap,
pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil
dari kubur.”
Pada penanggalan Yahudi, satu hari
diukur mulai dari terbenamnya matahari hingga terbenamnya matahari keesokan
harinya. Jika Yesus berada di kubur selama 3 x 24 jam, maka Ia tidak
mungkin telah bangkit pada hari yang ketiga karena hari yang ketiga belumlah
komplit 24 jam. Ia harus bangkit pada hari ke empat supaya genap masa 3 x 24
jam, kalau tidak maka tidak masuk akal mengatakan bahwa Ia di dalam kubur tiga
hari tiga malam tetapi bangkit pada hari yang ketiga. Jadi, apa yang telah
terjadi?
Solusinya sederhana saja, orang Yahudi
mempunyai adat bahwa bagian dari satu hari, sependek apa pun, akan tetap
dihitung sebagai satu hari penuh (24 jam).
1 “Berhubung orang Yahudi menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam), maka istilah “tiga hari tiga malam” adalah benar dan berlaku jika penyaliban terjadi di hari Jumat.”
2 Fenomema ini ditemukan pula pada kitab Ester. “Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.” (Ester 4:16).
Lalu, dalam Ester 5:1 dikatakan, “Pada hari yang ketiga Ester mengenakan pakaian ratu, lalu berdirilah ia di pelataran dalam istana raja, tepat di depan istana raja. Raja bersemayam di atas takhta kerajaan di dalam istana, berhadapan dengan pintu istana itu.” Dapat kita lihat di sini bahwa meskipun tiga hari tiga malam belumlah komplit, Ester telah pergi menghadap Raja pada hari yang ketiga meskipun dia memerintahkan untuk berpuasa selama tiga hari tiga malam. Bisa kita lihat di sini bahwa “pada hari yang ketiga” sama dengan “setelah tiga hari.”
Sebagai tambahan, Markus 8:31 mengatakan, “Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.” Meskipun demikan, 1 Korintus 15:4 mengatakan, “bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;” Demikian juga, Lukas 24:5-7, “Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.”
Dari ayat-ayat ini frasa “setelah tiga hari” setara dengan
“pada hari yang ketiga.”
Sehingga, kita dapat melihat bahwa berhubung orang Yahudi menghitung sebagian dari satu hari sebagai satu hari penuh (24 jam), maka istilah “tiga hari dan tiga malam” adalah istilah idiomatik dan bukan istilah literal.
Sebagaimana tanggal perayaan Natal Yesus Kristus
pada setiap tahunnya, Penetapan hari Jumat sebagai hari wafatnya Yesus Kristus
pun ditetapkan oleh Gereja Katolik. Pihak otorita Gereja Katolik menetapkan
Jumat sebagai hari kematian/wafat Yesus Kristus atas dasar asumsi atau
interpretasi bahwa besoknya adalah hari Sabat (Yoh 19:31), dan hari Minggu
sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus (Yoh 20:1). Namun saat mereka disodorkan
Mat 12:40, mereka mengatakan, ayat tersebut tidak bermakna hurufiah, atau ada
perbedaan penghitungan waktu dalam tradisi Yahudi (satu hari dihitung mulai
dari saat matahari tenggelam pada hari ini sampai dengan matahari tenggelam lagi
pada esoknya).
Alkitab tidak secara spesifik menulis bahwa Yesus
mati pada hari Jumat (Yom Shishi) atau hari Rabu (Yom Revi'i). Yesus mati
sebelum Paskah. Paskah Yahudi (hari dimana bangsa Israel keluar dari Mesir) menurut
kalender Mesianik Yahudi adalah pada tanggal 14 Nisan (bulan pertama dalam
tanggalan Yahudi adalah bulan Maret), yang jatuh hari malamnya, apapun harinya.
Bukti lain, Rasul Yohanes menyatakan bahwa hari itu adalah hari Sabat besar,
bukan Sabat biasa (Yohanes 19:31 - sebab Sabat itu adalah hari yang besar. NKJV
menerjemahkan menjadi “… for that Sabbath was a high day”). Dengan demikian
maka dapatlah disimpulkan, Yesus Kristus wafat pada tanggal 13 Nisan, jam 15.00
(3 jam sebelum matahari terbenam / sebelum berpindah hari ke tanggal 14 Nisan).
Yesus Kristus dikuburkan pada tanggal 14 Nisan. Menurut kalender Mesianik
Yahudi, tanggal 14 Nisan, jatuh pada hari Rabu, pukul 18.00 (perhitungan ini
disesuaikan dengan kelahiran Yesus Kristus pada tahun 4 SM)
Memang ada di antara orang Yahudi yang memakai
tanggalan Lunar dan Solar berdasarkan budayanya sehingga ada perbedaan antara
hari jatuhnya Hari Persiapan dan Hari Paskah. jadi entah hari paskah itu jatuh
pada tanggal 14 Nisan (Injil Yohanes) atau 15 Nisan (Injil Sinoptik: Matius,
Markus, Lukas). Tetapi semuanya menulis bahwa Yesus telah bangkit ketika murid-murid-Nya datang
memeriksa kubur Yesus pagi-pagi benar pada hari setelah Sabat (hari pertama
minggu itu). Silahkan periksa kembali, Matius 28:6-7; Markus 16:6; Lukas 24:6)
Kronologi kisahnya
adalah :
@ 13 Nisan = Selasa sore/malam - Rabu siang/sore
(Yom Revi'I / Hari ke-4)
Hari Persiapan Paskah [Musa dan bangsa Israel
makan (persiapan) paskah, menyebut hari itu hari paskah, mengoleskan darah anak
domba di tiap tiang-tiang pintu rumah mereka, tulah kesepuluh di Mesir] - Yesus
makan persiapan paskah, Yesus ditangkap, diadili, disesah, disalibkan dan mati
pada jam 15.00 (jam 3 petang hari Rabu)
@ 14 Nisan = Rabu sore/malam - Kamis siang/sore
(Yom Khamishi / Hari ke-5)
Hari Sabat Besar/Paskah (Bangsa Israel keluar dari Mesir) - Yesus
dikuburkan pada jam 18.00 (jam 6 sore/tutup hari Rabu dan mulai hari Kamis (mulai
perhitungan Hari pertama Yesus berada
dalam perut bumi; 1 malam 1 siang – Mat. 12:40)
@ 15 Nisan = Kamis sore/malam
- Jumat siang/sore (Yom Shishi / Hari ke-6)
Yesus masih berada dalam kubur. (akhiri hari pertama
dan masuk pada hari kedua di dalam perut bumi; 2 malam 2 siang – Mat. 12:40)
@ 16 Nisan = Jumat sore/malam
- Sabtu siang/sore (Yom Shabbath / Hari Istirahat)
Hari Sabat - Yesus masih berada dalam kubur (akhiri
hari kedua dan masuk hari ketiga di dalam perut bumi; 3 malam 3 siang – Mat.
12:40). Dan sebelum Shabbath lewat/berakhir pada jam 18.00, Yesus Kristus telah
bangkit dari antara orang mati. Yesus pernah berkata bahwa Ia adalah TUHAN atas
hari Shabbath (Mat. 12:8; Mark. 2:28; Luk. 6:5)
@ 17 Nisan = Sabtu sore/malam
- Minggu pagi/siang (Yom Rishon/Hari ke-1)
Kuburan Yesus telah kosong ketika dikunjungi oleh
murid-muridNya pada pagi-pagi benar hari itu. (Mat. 28:6; Mark. 16:2-7; Luk.
24:22-24; Yoh. 20:1-8)
Tidak ada salahnya bila kita memperingati Paskah
Yesus Kristus pada hari Jumat dan Kebangkitan-Nya pada hari Minggu karena ini
hanyalah sebuah peringatan yang telah ditetapkan oleh bapak-bapak gereja dulu.
Bukankah Yesus Kristus, pada perjamuan makan malam terakhir sebelum Ia
disalibkan berkata pada murid-murid-Nya, “"Aku sangat rindu makan Paskah
ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita.” Lalu Ia
mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada
mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah
ini menjadi peringatan akan Aku." Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan
sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh
darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu. (Lukas 22:15,19-20).
Semoga
informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
💁♂️fides quaerens intellectum🧏♂️

0 comments:
Posting Komentar