Halaman

Rabu, 26 November 2025

CURAHAN KASIH KARUNIA 👉(Seri-1️⃣7️⃣)

 

METERAI ITU BUKTI ABADI

 

            Saya bisa pastikan, Anda tahu benar kata ini, fungsinya, cara pakainya dan kekuatan hukum yang melekat padanya. Namun izinkan saya menulisnya kembali  untuk mengingatkan dan menegaskannya.

 

            Menurut kamus Bahasa Indonesia Kontemporer karangan Drs. Peter Salim, MA dan Yenny Salim, B.Sc, meterai adalah tanda penguat (cap) berupa gambar yang ditempelkan, diukirkan atau dicapkan pada suatu benda sebagai tanda kepemilikkan atau dinyatakan sah dan mempunyai kekuatan hukum. Tentunya meterai ini tidak asal tempel tapi haruslah melewati prosedur yang benar sesuai aturan pakainya. Masa berlakunya tergantung kesepakatan; seperti meterai yang ditempelkan pada Sertifikat Hak Milik atas tanah, berlaku seumur hidup. Meterai untuk bisnis perkreditan berlaku bila kedua pihak telah melaksanakan hak dan kewajiban yang termaktub dalam perjanjian atau akan terus berlaku bila terjadi pemungkiran atau penyelewengan terhadapnya – biasanya digunakan sebagai barang bukti perkara.

 

            Dalam setiap kasus istilah dimeteraikan membawa kesan perlindungan dan jaminan. Bila kita memeterai sesuatu, apakah itu dokumen atau kubur sekalipun, itu menunjukkan dan selalu berarti bahwa sesuatu itu dinyatakan dilindungi, dipagari, ditutupi dari pengaruh dan campur tangan pihak luar.

 

            Alkitab telah lama mencatatnya untuk kenyamanan kehidupan spiritual kita yang telah terhisap ke dalam penebusan Kristus. Darah-Nya yang tercurah menunjukkan pelaksanaan kesepakatan penebusan – kewajiban yang telah dilaksanakan –  dengan Bapa di sorga sehingga untuk selanjutnya Ia bebas melakukan apa saja terhadap mereka yang telah ditebusNya. Tetapi Yesus tidak gegabah; Ia mengokohkan, meneguhkannya dengan melakukan pemeteraian Roh Kudus atas segala kepunyaan-Nya – sudah tentu termasuk Anda dan saya. Dan ini adalah cap abadi, tidak kenal istilah “expired date”, tidak dapat dibatalkan atau dicabut dan ditarik kembali meterainya – karena Bapa, Yesus dan Roh Kudus tidak pernah berkeinginan untuk itu. Tanda kepemilikan itu dibubuhkan sekali untuk selamanya. Pemeteraian itu merupakan bukti kasih karunia yang tidak akan pernah disesali-Nya.

 

Meterai Roh Kudus menunjukkan bahwa setiap orang yang telah memilikinya adalah keluarga Allah, warga kerajaan Allah, anak-anak Allah dan ahli waris yang berhak menerima janji-janji Allah.

 

Alkitab memberikan cukup banyak referensi mengenai hal ini :

 

Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah. – Efesus 2:19 –

 

Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran. – I Timotius 3:15 –

 

Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan TUHAN Yesus Kristus sebagai Juruselamat. – Filipi 3:20 –

 

Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. – Roma 8:16 –

 

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.

– Yohanes 1:12 –

 

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. – Galatia 3:26 –

 

Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.

Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

– I Yohanes 3:1-2 –

 

Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. – Roma 8:17 –

 

Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah. – Galatia 4:7 –

 

            Istilah dimeteraikan dipakai dengan berbagai cara di Perjanjian Baru. Dalam Matius 27:66, kubur Yesus dimeteraikan oleh serdadu Roma. Dalam Wahyu dikatakan bahwa Iblis akan dimeteraikan (ditutup) dalam jurang selama seribu tahun. Kitab Wahyu juga beberapa kali menyebutkan tentang buku yang dimeteraikan (pasal 6) dan 144.000 orang Israel yang dimeteraikan pada Masa Sengsara nanti.

 

            Sebagai pemercaya sejati, Anda telah dimeteraikan saat untuk pertama kalinya mengaku Yesus Kristus sebagai TUHAN dan Juruselamat secara pribadi. Firman Allah mengatakan :

 

Di dalam Dia kamu juga -- karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu -- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. – Efesus 1:13 –

 

Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

2 Korintus 1:21-22 –

 

Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: "TUHAN mengenal siapa kepunyaan-Nya". – 2 Timotius 2:19 –

 

Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.

– Roma 11:29 –

 

            Kalau demikian, apa lagi yang dirisaukan? Rasul Paulus menegaskannya dalam Galatia 6:17,

 

“Selanjutnya janganlah ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus”.

 

Paulus mengetahuinya dengan pasti bahwa seluruh hidupnya bahkan tubuh jasmaninya pun telah diukir tanda milik Kristus, penebusnya. Tidak dapat diganggu-gugat, sekalipun oleh penghulu setan, si Lucifer.

 

            Pastikanlah kebenaran-kebenaran TUHAN itu dalam pikiran dan hatimu. Setiap kita yang telah benar-benar menerima Yesus Kristus sebagai TUHAN dan juruselamat, telah dengan sempurna pula menerima pemeteraian Roh Kudus. Jangan bergeser sedikitpun dari pemahaman Alkitabiah ini. Anda pasti menang bahkan lebih dari pemenang (baca Roma 8:37).

           

Mendekati finish; perbaiki posisi baca Anda dan tetaplah bersemangat.

[lanjut... Part-1️⃣8️⃣]




Salam Hyper Grace dalam Bapa Yesus

0 comments:

Posting Komentar